Melatih Akhlak Mulia

Akhlak mulia adalah suatu sifat yang dapat diilatih. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

 

إِنَّما الحِلْمُ بِالتَّحَلُّمِ

“Sifat al hilm (tenang; bisa mengendalikan diri) didapatkan dengan at tahallum (melatih diri agar hilm)

(HR. Al Bukhari secara mu’allaq dalam Shahih-nya [sebelum hadits no.68], Abu Nu’aim dalam Al Hilyah [5/198], dihasankan al Albani dalam Silsilah ash Shahihah no.342).

Hadits ini menunjukkan bahwa terkadang akhlak itu perlu dilatih. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dalam kitab “Makarimul Akhlaq” menjelaskan bahwa akhlak mulia pada diri manusia itu ada 2 macam:

  1. Thabi’ah (bawaan lahir)
  2. Muktasab (perlu diusahakan)

Maka sebagian akhlak mulia perlu kita usahakan dan kita latih.

Orang yang -qaddarallah- memiliki tampang garang atau menyeramkan, maka harus sering-sering menahan otot wajahnya dalam keadaan tersenyum dan cerah.

Orang yang pembawaannya cuek, maka harus melatih untuk menyapa orang, hangat dan peduli pada orang lain dalam kebaikan.

Orang yang pembawaannya terlalu banyak bicara (cerewet) yang tidak manfaat, maka harus berlatih untuk banyak diam.

Orang yang punya sifat pelit, harus melatih diri mengeluarkan harta untuk kebaikan orang lain.

Dan seterusnya.

Orang yang punya akhlak buruk tidak boleh mengatakan “saya memang begini orangnya!” sebagai apologi terhadap akhlak buruknya. Namun dia harus melatih diri untuk mengubah akhlak buruk tersebut.

Semoga Allah memberi taufik.

– Ust. Yulian Purnama hafizhahullah –



Source: https://sabilulkhayr.com/2020/11/25/melatih-akhlak-mulia/

Apakah Anda Memiliki Pertanyaan? Hubungi Atau Kunjungi kami.
0813-1881-7538

Jl. Sumatera Gg. H. Bakri, Kampung Rawa Lele, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan 15414.

sd@abudzar.sch.id

Newsletter

Get latest news & update